Dugaan Permainan Solar Ilegal, Polisi Gerebek Gudang

KALBAR || TAJUKONLINE –¬†Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) menggerebek salah satu gudang di Siantan, Kecamatan Pontianak Utara, lantaran diduga terjadi penyimpangan dan permainan solar subsidi oleh perusahaan pengangkut solar industri.

Peristiwa penggerebekan ini pun berlangsung pada bulan November lalu, gudang yang terletak dipinggiran sungai Kapuas itu terdapat sebuah bangunan rumah berwarna biru. Tak hanya itu, foto dan video atas dugaan penyimpangan BBM jenis solar itu pun beredar.

Bacaan Lainnya

“Berawal dari informasi masyarakat kami lakukan penggerebekan,”ujar Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto melalui Kabidhumasnya Kombes Pol Raden Petit Wijaya, Senin (4/11/2023).

Menurut Kabid Humas Polda Kalbar, informasi yang diterima pihaknya, yakni adanya dugaan penyimpangan atau permainan solar subsidi yang dilakukan oleh perusahaan pengangkut solar industri di gudang tersebut.

“Dugaannya penyimpangan dan permainan solar subsidi,”kata Raden Petit Wijaya.

Raden Petit mengungkapkan dari penggerebekan tersebut, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang, termasuk dari kedua perusahaan solar industri.

“Enam orang kami panggil dan kami periksa, ada pun barang bukti yang diamankan saat penggerebekan dilakukan, sebanyak 4 unit mobil tangki industri,”jelas Raden Petit Wijaya.

“Dua perusahaan solar industri yang diduga itu yakni PT.TBM dan PT. COP,”sambung Petit.

Saat itu atas dugaan yang terjadi langsung dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihaknya, untuk menemukan ada atau tidaknya dugaan pelanggaran penyimpangan atau pun permainan yang dilakukan oleh perusahaan industri tersebut.

Diketahui, sebelumya dikabarkan telah melakukan penggerebekan gudang bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar ilegal di Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara pada Selasa (21/11/2023).

Dari pantauan di lapangan, pagar pintu gudang tersebut berwarna biru, sebagai akses menuju gudang tersebut ditutup.

Namun dari celah-celah pagar, terlihat di belakang pagar terdapat beberapa mobil tangki biru yang biasa digunakan untuk mengangkut BBM industri.

Di balik pagar terlihat pula beberapa orang pria, yang diduga adalah petugas kepolisian. Masih dari pantauan yang dilakukan, sekitar pukul 16.00 WIB, terlibat mobil Pajero warna hitam dan Avanza warna silver keluar dari gudang. Belum diketahui apakah dua mobil tersebut milik anggota polisi atau bukan.

Sementara itu informasi yang didapat, diduga kuat gudang tersebut merupakan tempat penampungan solar subdisi. Kemudian solar tersebut akan dijual kepada perusahaan industri.

RED

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *