Polda Jatim: Selama Berlangsung Operasi Ketupat Semeru 2024 di Jawa Timur Lancar dan Kondusif

SURABAYA || TAJUKONLINE – Polda Jawa Timur menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya khususnya kepada masyarakat Jawa Timur, TNI – Polri – pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait penyelenggaraan operasi “Ketupat Semeru 2024” yang digelar Polda Jatim, khususnya atas kontribusi – kolaborasi serta pengertian yang diberikan dalam mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Selama gelar operasi tersebut berjalan cukup aman lancar dan tertib serta bisa dilihat masyarakat Jawa Timur, khususnya dari luar Jawa Timur yang datang ke Jawa dalam rangka liburan Lebaran itu bisa berlangsung dengan nyaman.

Bacaan Lainnya

Untuk ketahui, bahwa operasi Ketupat Semeru 2024 berlangsung 14 Hari dimulai 4 – 16 April 20 24 merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan fungsi lalu lintas. Giat ini melibatkan 16.285 personel.

Tujuan operasi ini untuk menjamin rasa aman masyarakat yang menjalankan ibadah puasa dan Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriyah / 2024.

Selain itu, menciptakan terwujudnya arus mudik maupun balik yang lancar dan tetap kondusif.

Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto didampingi Karo Ops Polda Jatim Kombes Puji Santoso Karo – Dirintelkam Polda Jatim Kombes Dekananto Eko Purwono – Dirlantas Polda Jatim Kombes Komarudin, Rabu (17/4/2024) saat menggelar Press Release Operasi Ketupat Semeru 2024 Polda Jatim, mengatakan tidak adanya kemacetan arus lalu lintas yang signifikan.

“ Jika ada kemacetan arus lalu lintas namun tetap bisa mengalir. Yang awalnya diprediksi kemacetan terjadi di Jombang ternyata tidak ada kemacetan. Arus lalu lintas lancar,” ujarnya.

Begitu pula lanjut, Jenderal Polisi Bintang Satu itu, termasuk di pelabuhan yang masuk ke dalam kapal penyeberangan menuju (Ketapang Banyuwangi – Gilimanuk Bali) tidak ada kemacetan yang berarti.

Sementara itu, terkait gangguan kamtibmas – kejahatan ini jika dibandingkan dengan operasi yang sama tahun lalu 2023, tercatat 1.900 kasus. Operasi Ketupat Semeru 2024 ada 1.353 kasus. Hal ini terjadi penurunan 28,79 %.

“ Situasi selama berlangsung operasi Ketupat Semeru 2024 ( pengamanan Idul Fitri 1445 H) di Jawa Timur lancar dan kondusif,” pungkasnya.

RED

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *